Ikan Hiu.. Thanks to Animal Planet!

December 29th, 2008

Dulu saya takut sama ikan hiu.. sampai-sampai kalau berenang di kolam renang suka paranoid. Imajinasi saya suka aneh.. tiba-tiba ada ikan hiu di kolam renang.. hahaha! Absurd banget ya?! Tapi itu benar-benar terjadi. Saya sampe males berenang, agak parno liat pantai atau laut lepas.. apalagi ada di situ. Saya nggak mau dekat-dekat air.. Entah gimana awalnya, mungkin karena jaman dulu film JAWS sedang naik daun.. dan semua orang heboh.. (gile.. tahun berapa tu?). Namanya juga anak kecil.. kesan pertama terhadap sesuatu pasti sulit dihilangkan, sampai akhirnya umur 20-an ini saya punya tivi berlangganan dan nonton Animal Planet..

Setiap kali nonton Animal Planet, saya tertarik pada hewan-hewan seperti ikan paus, hiu, bangsa kucing, meerkat, acara tentang polisi hewan.. tapi memang saya selalu mengikuti program yang ada hiu-nya.. saya ingin tahu.. kenapa dan ada apa sih dibalik mukanya dan ceritanya yang seram-seram itu..

Dan.. saya sangat terkesan dengan dokumenter tentang SHARK MAN.. saya lupa detail nama programnya. Intinya adalah ada seorang perenang dan penggila hiu yang ingin membuktikan pada dunia bahwa kita sebenernya bisa berenang bersama mereka… damn!!!! Dan dalam dokumenter itu, diceritakan perjalanan dia “menaklukkan” hiu-hiu di berbagai perairan dunia.. dan dia sudah berenang dengan berbagai macam jenis hiu. Cita-cita dia adalah berenang dengan HIU PUTIH.. yang memang memiliki kepribadian yang paling misterius dan susah ditebak!

Ahhhh! Gila… saya nggak bisa mengganti channel saat itu.. penasaran! Dan pemikiran saya mengenai Hiu Pemakan Manusia itu dipatahkan! Hollywood memang kurang ajar! Menciptakan “image” yang menyeramkan tentang hewan ini… memang sih.. mukanya jelek, giginya besar, pemakan daging, dan sangat misterius.. tapi bukan berarti dia pemakan manusia dan diperlakukan seperti monster!

Kembali ke kisah si “Perenang Gila” itu. Sebelum dia berenang sama hiu putih liar (yang memang di lautan lepas), dia belajar dulu sama ahli hiu di India (kalau nggak salah) dan latihannya di akuarium hiu.. kalau nggak salah sih hiu macan dan ada beberapa jenis hiu lain. Dan… apa yang saya lihat disitu sangat luar biasa…

Saya baru menyadari, setiap hewan memiliki bahasanya sendiri.. karena nggak bisa ngomong seperti manusia.. mereka memakai bahasa tubuh.. bahasa gerak. Dan yang dipelajari si Manusia Hiu itu adalah bahasanya.. gimana cara komunikasi sewaktu “berkenalan” dengan hiu baru, gimana cara memposisikan diri di “komunitas” hiu. Dan akhirnya… pada satu titik dimana dia bisa “membelai hiu di tempat yang tepat”.

Jadi… hiu punya satu titik dimana ketika titik itu dibelai maka dia akan senang dan terbuai. Seperti kucing kalau di “kilik-kilik” bawah dagunya, seperti anjing kalau di belai-belai lehernya dan di elus kepalanya.. hiu juga ada…. dan itu ada di BAGIAN BAWAH HIDUNGNYA. (eh.. hiu ga punya hidung sih.. moncong, maksudnya). Jadi tangan si Manusia Hiu itu menggapai dan mengusap-usap moncong bagian bawah si hiu.. dan si hiu jadi kesenengan… dia ngambang aja dan… amazingly… dia saking terbuainya bisa berposeĀ  sampe 90 derajat!!! tegak lurus dari atas ke bawah.. vertikal!!! aduuuh! Ngeliatnya lucu banget..!!!

Tapi.. itu hiu yang di akuarium raksasa di India.. meskipun memang lebih liar daripada hiu-hiu tangkaran di belahan dunia lain, tapi tantangan besar adalah ketika si Manusia Hiu ini ke lautan lepas dan melakukan hal yang sama dengan HIU PUTIH! Dan.. memang harus lebih hati-hati. kepribadian hiu putih lebih ribet daripada hiu biasa.. lebih tidak dapat diprediksi dan misterius. Meskipun bahasa tubuhnya sama, tapi mereka jauh lebih sensitif sama makhluk baru… hiii…

Akhirnya ketika berenang… si Manusia Hiu ketemu hiu putih.. aku lupa.. tapi yang jelas sih kayaknya panjangnya sekitar 4 meteran.. dan cara si Manusia Hiu ini menyapa adalah berenang di bawahnya dan menyentuh bagian bawah badan hiu itu. Itu seperti salam perkenalan dan seperti bilang “Hallo.. saya bagian dari komunitasmu lho.. ikutan dong!”.. hehe

Dan hiu putih itu menerima si perenang ini.. dia berputar-putar. Tapi trus hiu ini cabut.. dan si Manusia Hiu bingung.. kenapa hiu itu pergi, padahal mereka baru berteman.. ternyata eh.. ada yang datang.. HIU YANG LEBIH BESAR LAGI!!!! 6 meter! eeh.. si Manusia Hiu sempet agak ragu… kira-kira dia bisa berteman apa enggak sama hiu baru itu… Hiu-nya agak sedikit lebih agresif.. (lapar mungkin?? hii).. saya nontonnya sampe deg-degan.. berputar-putar lama, dengan berenang yang lebih cepat dibanding hiu sebelumnya.

Tapi si Manusia Hiu ini tenang banget.. kejadian itu diselingi dengan wawancaranya yang menyebutkan.. dia nggak mau kehilangan kesempatan emas ini, ini saatnya membuktikan pada dunia bahwa manusia bisa berdampingan dengan hiu asalkan kita mengerti mereka.

Akhirnya dilakukanlah pendekatan. Si Manusia Hiu menyentuh bagian bawah hiu saat hiuĀ  itu berenang di atasnya. Sampai akhirnya si hiu merasa nyaman.. dan.. si Manusia Hiu menyentuh bagian bawah hidungnya.. dan si hiu kesenengan.. meskipun nggak lama dan nggak sampai melintang 90 derajat, tapi si Manusia Hiu bisa berenang bareng sama si hiu. Numpang di sirip atas hiu dan ikut berenang… tapi ketika di ajak berenang lebih dalam, si Manusia Hiu melepaskan pegangannya… karena sudah terlalu jauh, sedangkan dia cuma pakai tabung oksigen…

WAAAAAAH!!!!!! AMAZING!!!! Saya takjub banget nonton acara itu! Dan persepsi saya tentang hiu berubah 100%! Saya jadi nggak takut, saya malah jadi ingin membelai kepalanya.. eh.. nggak sembarangan sih.. hahaha! Tetep aja predator ganas.. alamnya memang begitu! Tapi saya jadi peduli, saya jadi tahu bahwa hewan apa pun itu, hewan ganas bermuka jelek seperti hiu sebenernya punya naluri hewani yang wajar. Punya bahasa mereka sendiri.. habitat sendiri.. yang mereka lakukan adalah BERTAHAN HIDUP dari makhluk-makhluk yang menginvansi teritori mereka. Sebenernya mereka ga bermaksud menyerang manusia, tapi kalau mencium darah atau melihat refleksi manusia berselancar yang dari bawah laut mirip anjing laut ya jelas mereka akan sambar! Tapi itu karena mereka hanya mengandalkan naluri, insting, penciuman dan mata aja.. refleksi yang mereka lihat.. dan kalau lapar atau pas lagi waktu berburu ya di makan…

Thanks to Animal Planet.. saya jadi tahu banyak kehidupan hiu yang menyenangkan… membuat saya jadi sayang binatang.. lebih sayang.. lebih peduli.. :)

Great White Shark


Trackback URI | Comments RSS

Leave a Reply

Name (required)

Email (required)

Website

Speak your mind

ular